Kecamatan Teon Nila Serua
Kabupaten Maluku Tengah
Provinsi Maluku
Selamat Datang Di WebSite Desa Trana | Kami Membuka Pelayana Di Kantor Desa Trana Pada Hari Senin - Sabtu Pukul 08:00 - 15:00 WIT
1. Letak dan Luas
Negeri Trana secara administratif termasuk dalam wilayah kecamatan Teon Nila Serua Kabupaten Maluku Tengah terletak pada arah Utara Kota Kabupaten Maluku Tengah dengan jarak 6 KM dari Kantor Kecamatan, jarak Negeri dari Kantor Bupati Kabupaten Maluku Tengah sekitar 25 Km.
Waktu tempuh menuju Pusat Kota Kecamatan sekitar 15 menit, sedangkan waktu tempuh menuju Ibu Kota Kabupaten kurang lebih 1 jam.
Negeri Trana terdiri dari 4 RT dengan luas wilayah Negeri Trana adalah 2550 M2 (255 Ha) dengan batas-batas Negeri sebagai berikut :
-Sebelah Utara : Negeri lesluru
-Sebelah Selatan : Dusun Ralmilda
-Sebelah Barat : Negeri Watludan
-Sebelah Timur : Negeri Jerili
2. Topografi dan Jenis Tanah
Negeri Trana secara topografi berupa dataran rendah dengan ketinggian antara 0 -17.000 m di atas permukaan laut (dpl), suhu cukup bervariasi antara 240C saat paling dingin dan 3050C saat paling paling panas.
Sifat tanah andisol yang ada di wilayah Negeri Trana adalah bersolum tebal atau dan berwwarna hitam terang, makin dalam makin terang, makin dalam makin terang. Tekstur lihatnya sylti loam dengan kadar lihat kurang dari 30%. Kepekaan tanah andisol terhadap erosi cukup tinggi, keasamaannya bermacam-macam bahan organic rendah.
3. Iklim
Secara umum Negeri Trana terdapat 2 musim yaitu musim kemarau antara bulan Oktober s/d Maret dan musim penghujan antara bulan April s/d September dan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Iklim Negeri Trana termasuk dalam Daerah dengan tipe iklim D, dengan nilai Q antara 60%-100%. Nilai Q adalah perbandingan antara banyaknya bulan basah dibagi dengan bulan kering kali 100%.
4. Sarana dan Prasarana
Sarana perhubungan dengan Ibu Kota Kecamatan dan Masohi sebagai Ibu Kota Kabupaten dihubungkan dengan jalan darat dengan konstruksi jalan beraspal.
Keadaan jalan yang secara umum sudah beraspal sangat menunjang kegiatan sehari-hari masyarakat, namun pada wilayah RT 02 kondisi jalan sebagai penghubung mengalami kerusakan berat dengan kondisi jalan yang tidak beraspal disisi lain dengan adanya mobil angkutan yang masuk dan erosi yang terjadi pada waktu hujan mengakibatkan kerusakan jalan karena aspal mulai terkikis, yang dikuatirkan kedepan kerusakan jalan semakin besar dan akan menghambat aktifitas masyarakat sehari-hari.
5. Sistem Usaha Tani
Ditinjau dari jenis komoditas yang diusahakan, sistim usaha tani yang ada di Negeri Trana dibedakan menjadi dua komoditas, yaitu komuditas pertanian dan komoditas perkebunan. Komoditas Perkebunan yang paling banyak ditanam adalah kelapa (Cocos Nucifera) dan Cacao. Pohon kelapa ditanam oleh petani, sebagian diambil buahnya untuk dijadikan kopra, sebagian lagi disadap niranya untuk dibuat menjadi gula kelapa. Cacao juga merupakan jenis komuditi andalan yang sangat membantu meningkatkan perekonomian penduduk. Namun terkadang hasil komoditas ini tak dapat diolah secara baik karena belum adanya sarana pengeringan cacao oleh penduduk pada waktu musim penghujan. Jenis komoditas kehutanan dan perkebunan ini mempunyai rotasi lebih dari satu tahun.
Jenis komoditas kehutanan yang paling banyak ditanam adalah tanaman pinus (Pinus Merkusii). Sedangkan komoditas perkebunan yang paling banyak ditanam adalah kelapa (Cocos Nucifera). Pohon kelapa ditanam oleh petani, sebagian diambil buahnya namun sebagian besar lagi disadap niranya untuk dibuat menjadi gula kelapa. Jenis komoditas kehutanan dan perkebunan ini mempunyai rotasi lebih dari satu tahun.
Jenis komoditas pertanian yang ada di Negeri adalah Ubi Rambat/Patatas, Ubi Kayu/Manihot Utilissima, jagung, pisang dan sebagainya. Komoditas pertanian tersebut ditanam pada lahan yang sama secara bergiliran sesuai dengan musimnya. Pola pergiliran tanaman ini berlangsung dalam jangka waktu/rotasi kurang dari satu tahun. Pada umumnya ubi rambat, ubi kayu, jagung, pisang dan sebagainya ditanam pada awal musim penghujan yakni bulan November sampai dengan bulan Maret.
Kondisi lahan di Negeri Trana, kadang-kadang menjadi lahan kering disebabkan musim panas yang berkepanjangan dan juga menjadi lahan basah bila musim hujan juga berkepanjangan. Kondisi iklim yang tidak tetap ini, turut mempengaruhi masyarakat dalam hal bercocok tanam.
6. Keadaan Sosial
Keadaan Sosial bermasyarakat di Negeri Trana dapat dikatakan sangat menjunjung Nilai dan Hukum Adat. Hal ini berlangsung sejak terbentuknya negeri sampai sekarang, dan efektifitas Nilai Dan Hukum Adat dimaksud mempunyai kontribusi positif dalam penyelenggaraan pemerintahan negeri.
Hal ini nampak ketika berlangsungnya suatu Perkawinan Adat anak negeri, penyelesaian masalah yang terjadi antar pribadi dan keluarga, kebiasaan bergotong royong membangun rumah penduduk, kebiasaan bergotong royong membangun fasilitas-fasilitas umum, kebiasaan orang sekampung dalam penyelenggaraan pemakaman orang meninggal dan sebagainya.
Keseluruhan penduduk negeri Trana beragama Kristen yang terdiri dari beberapa denominasi gereja antara lain : Gereja Protestan Maluku, Gereja Bethel Indonesia, Gereja Elim Tabernakel, , Gereja Sidang Tuhan, Gereja Pantekosta Tabernakel Keseluruhan denominasi gereja tersebut di atas hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, saling menghargai dan menunjang penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan negeri.
Untuk masalah Pemerintahan tersedia Balai Negeri dan ruang Kantor Kepala Pemerintah Negeri bersama Staf. Untuk pendidikan tersedia satu gedung PAUD, SD, SMP dan SMA.
7. Pembagian Wilayah Negeri
Negeri Trana terdiri atas 4 wilayah pemukiman penduduk yang membentuk suatu kesatuan Negeri. Wilayah-wilayah dim aksud dihuni oleh beberapa Marga dan sebagian dihuni oleh Marga Campuran. Adapun wilayah (RT) tersebut sebagai berikut
1. RT 001
RT 001 adalah suatu jalur yang tersambung dengan Negeri Lesluru melewati jalan Osinitwurna dan berakhir di halte jalan Lintas Seram. RT 001 dihuni oleh Marga Paula ,Marga Jasso, Marga Womaly dan beberapa marga pendatang lainya yang telah menetap di Negeri Trana .
2. RT 002
RT 002 adalah jalur yang berbatasan dengan Negeri Watludan. yang dihuni oleh sebagian Marga Wonmaly dan Marga Niklerek
3. RT 03
RT 03 berakhir dengan Jalan Trans Seram sekaligus berbatasan dengan negeri Jerili. RT dihuni oleh sebagian Marga Wonmaly, Marga Niklerek ,Marga Paula dan beberapa marga pendatang lainya.
4. RT 04
RT 04 adalah yang Wilayah Pemukiman yang berada jalan Lintas Seram dan berbatasan dengan Negeri Watludan . Wilayah ini dihuni oleh sebagian besar penduduk Marga yang bercampuran, dan juga merupakan wilayah dimana tempat lokasi lembaga pendidikan : PAUD, SD,SMP.dan SMA

website ini berbasis aplikasi sistem informasi desa (sid) dan memilika hak cipta yang dilindungi oleh undang - undang negara republik indonesia. jika masyarakat membutuhkan bantuan dapat menghubungi kami via :
negeritrana3@gmail.com
+62 821 9853 1009